Mantan bendahara umum Partai Demokrat itu diperiksa mulai pukul 15.00 WIB dan keluar sekitar pukul 21.00 WIB di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Kamis (14/2/2013). Dia dipanggil sebagi saksi bagi tersangka Irjen Djok Susilo.
Diberondong pertanyaan soal kasus Irjen Djoko, Nazar hanya tersenyum sambil berjalan. Sebelum masuk ke mobil, dia berhenti dan akhirnya bicara, namun bukan kasus Simulator SIM, melainkan Hambalang.
"Soal Monas aja semoga segera Pak Jokowi siapkan kepala dinas agama nanti kalau ada yang menyiapkan tali di situ ada yang doain," ujar Nazar penuh semangat.
"Intinya gini soal Hambalang, sudah terbukti tentang keterlibatan Anas, cuma yang bukti yang langsung ditransfer itu ya itu. Lainnya banyak buktinya," tambahnya.
Anas soal kasus Hambalang ini sudah berkali-kali membantah. KPK pun belum mengubah status Anas sebagai saksi.

Post a Comment